Jelang Muskernas I, Pemuda PERSIS Siapkan Arah Gerakan Menuju Episentrum Dakwah Peradaban

oleh Reporter

09 September 2026 | 08:14

Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, Hilman Rasyid.

Bandung, persis.or.id — Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) I Masa Jihad 2026–2031 pada Sabtu, 12 September 2026, di Gedung Merdeka, Bandung.


Mengusung tema “Transformasi Gerakan Membangun Episentrum Dakwah Peradaban”, Muskernas I menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menerjemahkan mandat Muktamar XIV ke dalam arah gerakan dan program jihad Pemuda PERSIS selama lima tahun ke depan.


Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, Hilman Rasyid mengatakan, Muskernas I menjadi ruang untuk menyatukan langkah sekaligus memperjelas arah perjuangan organisasi.


“Muskernas I menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menerjemahkan mandat Muktamar XIV,” ujar Hilman.


Dalam rangkaian kegiatan Muskernas I, Ketua Umum PP PERSIS, K.H. Dr. Jeje Zaenudin, M.Ag dijadwalkan menyampaikan Opening Speech. Sementara Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., dijadwalkan menyampaikan Closing Speech.


Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi bagian dari penguatan perspektif dan arah gerakan Pemuda PERSIS dalam menghadapi tantangan kepemudaan dan pembangunan peradaban.


Youth Civilization Summit 2026 Jadi Highlight Utama


Salah satu highlight utama Muskernas I adalah Youth Civilization Summit 2026. Forum ini menjadi ruang pertukaran gagasan untuk memperluas perspektif kader Pemuda PERSIS dalam membaca tantangan zaman dan merumuskan kontribusi pemuda bagi pembangunan peradaban.


Youth Civilization Summit 2026 mengangkat tiga tema utama. Pertama, Penguatan Fondasi Keislaman dan Kaderisasi. Tema ini diarahkan pada penguatan keilmuan, karakter, dan kepemimpinan kader sebagai fondasi gerakan Pemuda PERSIS. Sesi ini menghadirkan KH. Zae Nandang, Ketua Dewan Hisbah PP PERSIS.


Kedua, Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Pembangunan Peradaban. Tema ini membahas dinamika kebangsaan serta peran strategis pemuda dalam membangun peradaban. Pada sesi ini, Ahmad Najib Qadratullah, Anggota Komisi XI DPR RI, turut memberikan perspektif dan gagasan mengenai peran pemuda dalam menjawab tantangan zaman.


Ketiga, Penguatan Kemandirian Ekonomi dan Ekonomi Jam’iyyah. Tema ini mengangkat penguatan kapasitas ekonomi kader dan pembangunan ekosistem ekonomi jam’iyyah.


Sesi ini menghadirkan H. Cucu Cumarna, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Persatuan Islam (DPP HIPPI), serta H. Fajar Sulaiman, S.E., M.B.A., selaku Ketua Bidang Ekonomi dan Badan Usaha Milik Jamiyyah (BUMJ) PP PERSIS.


“Melalui Youth Civilization Summit, kami ingin kader memiliki perspektif yang lebih luas dalam membaca tantangan zaman,” tutur Hilman.


Menurutnya, perluasan perspektif tersebut harus diikuti kemampuan menerjemahkan gagasan menjadi gerakan yang konkret dan berdampak.


Dari Gagasan Menuju Program Jihad


Rangkaian Muskernas I selanjutnya diarahkan pada penyusunan Grand Design Pemuda PERSIS 2026–2031 dan Program Jihad Tahun I 2026–2027 sebagai pedoman kerja organisasi.


Grand narasi perjuangan kepemimpinan Pemuda PERSIS 2026–2031 akan disampaikan oleh Hilman Rasyid dan Edwin Khadafi, masing-masing sebagai Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PP Pemuda PERSIS.


Grand Design tersebut diarahkan untuk membangun roadmap menuju Episentrum Dakwah Peradaban, dengan target penguatan organisasi, perluasan gerakan hingga 15 wilayah, serta pembentukan kader pemimpin peradaban.


Di sektor ekonomi, gagasan “Panggilan Jihad Harta” dan “Konsorsium Episentrum Dakwah Peradaban” menjadi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian dan kolaborasi ekonomi untuk menopang keberlanjutan gerakan.


“Grand Design ini harus menjadi peta jalan yang bisa diterjemahkan ke dalam kerja nyata di setiap tingkatan organisasi,” kata Hilman.


Ia menambahkan bahwa keberhasilan agenda lima tahun ke depan sangat bergantung pada kemampuan Pemuda PERSIS membangun kolaborasi dan memastikan setiap program memiliki target yang jelas. “Muskernas I ini adalah miqat perjalanan jihad Pemuda PERSIS 2026–2031,” ungkap Hilman.


“Dengan demikian, Muskernas I diharapkan tidak berhenti sebagai forum penyusunan program, tetapi menjadi titik awal konsolidasi dan transformasi gerakan Pemuda PERSIS menuju Episentrum Dakwah Peradaban,” pungkasnya.


[]

BACA JUGA:

Lantik Tasykil PP Pemuda PERSIS, Ketum Hilman Rasyid Tekankan Pentingnya Regenerasi dan Ijtihad Dakwah

Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah