Perkuat Kompetensi Guru, Bidang Tarbiyah PP PERSIS Gandeng UPI Gelar Workshop Pembelajaran STEM

oleh Reporter Seeder

03 September 2026 | 23:52

Foto bersama peserta workshop

Cimahi, 30 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat kompetensi guru sekaligus membangun silaturahmi dan jejaring pendidikan, Bidang Tarbiyah  PP PERSIS bekerja sama dengan Pusat Unggulan STEM Education Creativity, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).


Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 29–30 Agustus 2026, bertempat di BBPPMPV Bidang Mesin dan Teknik Industri, Kota Cimahi, diikuti sekitar 86 orang guru yang terdiri atas guru kelas SD serta guru IPA dan Matematika jenjang SMP, SMA, dan SMK Persatuan Islam.


Workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar strategis Bidang Tarbiyah PP PERSIS dalam meningkatkan kapasitas guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif sekaligus mendukung terwujudnya sekolah unggul di lingkungan Jam’iyyah Persatuan Islam.


Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan panitia atas nama penyelenggara yang disampaikan oleh Ketua Bidang Garapan Pendidikan Dasar dan Menengah Umum, Dr. Darwis, M.Pd.

Laporan tersebut berisi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan , kegiatan, khususnya kepada Bapak Wamendikdasmen dan Kepala Balai serta penyampaian tujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis STEM/STREAM. Selain penguatan kompetensi, kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antara lingkungan pendidikan Persatuan Islam dengan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

 

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Prof. Atip Latiful Hayat, SH., L.LM., Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sekaligus Waketum PP PERSIS, yang hadir sebagai Keynote Speaker.

Kehadiran Prof. Atip memberikan penguatan terhadap pentingnya peningkatan kualitas guru, inovasi pembelajaran, serta pengembangan sekolah yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi, juga untuk meningkatkan perolehan nilai PISA.

Penguatan kompetensi guru menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan transformasi pendidikan tidak hanya berlangsung pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar hadir dalam praktik pembelajaran di ruang kelas dan harus dilakukan secara berkelanjutan.

 

Workshop dipimpin oleh Ibu Irma Rahma Suwarma, S.Si., M.Pd., Ph.D., Kepala Pusat Unggulan STEM Education Creativity sekaligus Sekretaris Program Studi Pendidikan Fisika, FPMIPA UPI, bersama tim sebagai narasumber.

Peserta tidak hanya mendapatkan penguatan konsep, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas praktik. Materi yang diberikan meliputi Konsep Pembelajaran STEM, Praktik Rekayasa/Pengenalan 4DFrame, Analisis Capaian Pembelajaran (CP) dan penyusunan Lesson Plan Pembelajaran STREAM, serta Presentasi Lesson Plan dan Feedback.


Melalui aktivitas tersebut, peserta diarahkan untuk memahami bagaimana pendekatan STEM/STREAM dapat diterjemahkan ke dalam perencanaan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Pendekatan STREAM dengan tambahan Religion dan Art memadukan STEM dengan nilai-nilai keagamaan, dan kreativitas seni secara bersamaan.


Praktik rekayasa dan penyusunan Lesson Plan memberikan kesempatan kepada guru untuk menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata. Sementara itu, sesi presentasi dan feedback menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan masukan serta melakukan penguatan terhadap rancangan pembelajaran yang telah dikembangkan.


Penguatan STEM/STREAM dalam pembelajaran diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, berkolaborasi, berkomunikasi, serta mengintegrasikan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu dalam menghadapi persoalan nyata.

Dengan demikian, STEM/STREAM tidak berhenti sebagai materi workshop, tetapi menjadi pendekatan yang dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah.

Implementasi yang konsisten diharapkan turut memperkuat karakter sekolah Persatuan Islam sebagai sekolah yang unggul, adaptif, inovatif, relevan, dan bermutu.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh Sekretaris Bidang Tarbiyah PP PERSIS, Dr. Pepen Irpan Fauzan, M.Hum. Dalam penutupan tersebut, ditekankan harapan agar seluruh peserta tidak berhenti pada pemahaman konseptual dan pengalaman selama workshop. Setiap peserta diharapkan mengimplementasikannya dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan berkelanjutan di sekolah masing-masing.


Selain itu ditekankan pendekatan STEM diharapkan terintegrasi dengan pencapaian SKL Kurikulum PERSIS 2026, Beradab, Berpikir Kritis dan Berdakwah dalam bingkai semangat fastabiqul khoirat,  salah satunya semangat belajar terus, dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Melalui kolaborasi, penguatan kompetensi, praktik, dan tindak lanjut implementasi, Bidang Tarbiyah PP PERSIS bersama mitra pendidikan berupaya menjadikan pengembangan kualitas guru sebagai bagian dari langkah berkelanjutan menuju sekolah unggul dan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna dan berdampak bagi peserta didik di lingkungan Jam’iyyah Persatuan Islam.


BACA JUGA:

Link Update Program Hisab Astronomis

Reporter: Reporter Seeder Editor: Dhanyawan Haflah