MUSDA XI PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung, Menjaga Amanah dan Menguatkan Perjuangan

oleh Reporter

07 September 2026 | 16:32

Pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) XI Pimpinan Daerah (PD) Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung, persis.or.id - Pimpinan Daerah (PD) Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Bandung telah menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) XI pada Ahad, 6 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kepengurusan Masa Jihad 2023–2026 sekaligus menentukan arah kepemimpinan PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Masa Jihad 2026–2029.


Mengusung tema "Amanah Terjaga, Perjuangan Terarah: Menguatkan Peran Pemudi PERSIS yang Tangguh, Militan, dan Berintegritas", MUSDA XI membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya laporan pertanggungjawaban kepengurusan, Program Jihad dan rekomendasi, serta pemilihan Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung periode berikutnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan check-in peserta pukul 07.00, dilanjutkan pembukaan yang diisi pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemudi PERSIS, serta sambutan-sambutan.


Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Masa Jihad 2023–2026, Desyanti Nurhayati, S.Pd., dalam sambutannya merefleksikan perjalanan tiga tahun kepemimpinan yang telah dilalui. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang pada waktunya harus dikembalikan dan tidak semestinya dipandang sebagai milik pribadi.


"MUSDA XI ini menjadi momentum penting karena di dalamnya bukan hanya terdapat pertanggungjawaban atas satu masa jihad, tetapi juga proses penyerahan kembali amanah dan pemilihan pemimpin untuk melanjutkan perjuangan," ujar Desyanti.


Terkait pemilihan kepemimpinan, Desyanti mengajak peserta memilih berdasarkan kapasitas, integritas, visi perjuangan, keteladanan, dan kesungguhan, bukan karena kedekatan maupun kepentingan pribadi. Ia juga mengingatkan agar seluruh kader kembali menyatukan langkah setelah keputusan musyawarah ditetapkan.


"MUSDA bukan tentang memenangkan seseorang. MUSDA adalah tentang menemukan kepemimpinan terbaik untuk memenangkan perjuangan,” tegasnya.


Desyanti juga menekankan bahwa pergantian kepemimpinan tidak berarti berakhirnya perjuangan. "Ketua boleh berganti, tetapi ghirah jangan sampai mati. Pimpinan boleh berganti, tetapi semangat berjuang jangan sampai berhenti. Masa jihad boleh berakhir, tetapi jihad kita tidak pernah berakhir."


Sementara itu, Ketua Pelaksana MUSDA XI, Pipik Ropikoh, S.Pd.I., menjelaskan bahwa tema MUSDA menjadi pijakan bagi kader dalam menjalankan perjuangan. Menurutnya, amanah berarti menjalankan jabatan dan tanggung jawab sebagai titipan Allah SWT dan umat, sedangkan perjuangan yang terarah harus berlandaskan visi, misi, serta Al-Qur'an dan As-Sunnah.


Ia juga menekankan pentingnya karakter tangguh, militan, dan berintegritas. Ketangguhan berarti mampu bangkit menghadapi kesulitan, militansi diwujudkan melalui semangat dan keteguhan prinsip, sementara integritas tercermin dari kesesuaian antara perkataan, perbuatan, dan hati.


"Semoga tema ini menjadi pengingat dan pemantik ghirah bagi kita semua, khususnya pengurus yang akan terpilih nanti," ungkap Pipik.


Pipik turut menyampaikan apresiasi kepada anggota dan para donatur yang mendukung pelaksanaan MUSDA XI melalui infaq, serta kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah memfasilitasi penggunaan gedung melalui DPD KNPI Kabupaten Bandung. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan.


Setelah pembukaan, MUSDA XI dilanjutkan dengan persidangan. Sidang Pleno I membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban kepengurusan Masa Jihad 2023–2026, pandangan umum, serta pelepasan jabatan. Sidang Pleno II membahas Program Jihad dan rekomendasi Masa Jihad 2026–2029 sekaligus tata cara pemilihan ketua.


Agenda kemudian berlanjut pada Sidang Pleno III yang menjadi momentum pemilihan dan pengesahan Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Masa Jihad 2026–2029, dilanjutkan dengan pelantikan dan serah terima jabatan.


Melalui MUSDA XI, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan menjaga amanah, mengarahkan perjuangan, serta melahirkan kepemimpinan yang tangguh, militan, dan berintegritas.


[]


Kontributor: Resty Nurwahyuni (Tim Kominfo PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung)

BACA JUGA:

Gelar Pelatihan Jurnalistik, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Optimis Lahirkan Jurnalis Beradab dan Bermartabat

Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Masa Jihad 2023–2026, Desyanti Nurhayati, S.Pd.,
Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah