Kabupaten Bandung, persis.or.id — Pimpinan Daerah (PD) Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Bandung resmi melantik tasykil baru untuk masa jihad 2026-2029.
Hal ini sebagai bagian dari ikhtiar melanjutkan perjuangan dan menguatkan peran Pemudi PERSIS di tengah dinamika jamiyyah dan persoalan perempuan.
Dalam sambutannya, Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung, Cindy Aprilliani, S.Hum., menyampaikan harapan agar kepemimpinan yang dibangun tidak hanya berhenti pada kemampuan mengatur.
“Kita bangun kepemimpinan yang tidak hanya mengatur, tetapi juga mampu memberikan teladan. Tidak pandai berbicara, tetapi siap bekerja. Tidak menuntut kader untuk bergerak, tetapi kita berikan uswah untuk bergerak,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa amanah kepemimpinan harus diwujudkan melalui keteladanan, kerja nyata, dan kesediaan untuk bersama-sama bergerak dalam menjalankan roda jamiyyah.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemudi PERSIS Jawa Barat, Nia Kurnianingsih, S.T., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Pertama, menguatkan kaderisasi. Menurutnya, pergerakan jamiyyah tidak boleh bergantung pada satu atau beberapa orang saja, tetapi harus dibangun dengan menyiapkan dan mengembangkan kader secara berkelanjutan.
Kedua, menguatkan sinergi. Setiap elemen dalam jamiyyah perlu membangun komunikasi dan kolaborasi sehingga perjuangan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ketiga, menghadirkan Pemudi PERSIS dalam persoalan perempuan. “Pemudi PERSIS diharapkan mampu mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata dalam merespons berbagai persoalan perempuan di tengah masyarakat,” jelas Nia.
Rangkaian pelantikan yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026 M di Aula Kantor PD PERSIS Kabupaten Bandung ini juga diisi dengan taujih kejamiyyahan, yang disampaikan oleh Ketua PD PERSIS Kabupaten Bandung, Ustaz Drs. H. Hasyim Suryadi, M.M.
Dalam taujihnya, Ia menegaskan posisi strategis Pemudi PERSIS dalam keberlangsungan perjuangan jamiyyah. Ia juga menyampaikan dua hal yang perlu senantiasa dijaga oleh seluruh tasykil dalam menjalankan amanah. “Luruskan niat serta menjaga marwah, uswah, dan ukhuwah,” kata Ustaz Hasyim.
Pelantikan tasykil baru ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, memperluas kaderisasi, membangun sinergi antarelemen jamiyyah, serta meningkatkan kontribusi Pemudi PERSIS dalam menjawab berbagai persoalan perempuan dan masyarakat.
Dengan semangat kepemimpinan yang berlandaskan keteladanan, kerja nyata, dan ukhuwah, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus bertumbuh dan bergerak bersama dalam menjalankan amanah perjuangan jamiyyah.
[]
Kontributor: Laila Nur Azizah (Tim Media Kominfo PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung)
BACA JUGA:PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Respon Cepat Pembentukan PC Ibun