LPH PERSIS dan PERSIS Halal Center Jajaki Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Halal Indonesia–Korea Selatan

oleh Siti Zayyini Hurun’in

22 September 2026 | 03:27

LPH Persis dan Persis Halal Center Jajaki Kerja Sama Ekosistem Halal Indonesia–Korea Selatan

Bandung, persis.or.id – Lembaga Pemeriksa Halal Persatuan Islam (LPH PERSIS) bersama PERSIS Halal Center (PHC) menerima kunjungan silaturahmi dari Mr. Jin Woo Kim, Managing Director Halal Korea Co., Ltd. sekaligus perwakilan Korea Halal Industry Association, serta Ibu Hanni Haerani, M.M. dari Islamic Fashion Institute, dalam rangka membahas peluang kerja sama strategis pengembangan ekosistem halal antara Indonesia dan Korea Selatan.


Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara kedua negara, khususnya dalam sektor industri halal yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di tingkat global.


Seiring meningkatnya jumlah wisatawan Muslim ke Korea Selatan serta bertambahnya permintaan terhadap produk dan layanan halal, pemerintah, pelaku industri, dan berbagai lembaga di Korea Selatan semakin aktif mengembangkan ekosistem halal yang inklusif dan berdaya saing. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, kosmetik, modest fashion, penyembelihan halal, logistik halal, pariwisata ramah Muslim, pendidikan, hingga sertifikasi halal.


Di sisi lain, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus salah satu pasar halal terbesar secara global. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah memperkuat tata kelola Jaminan Produk Halal. Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Komisi Fatwa MUI, serta berbagai Lembaga Pemeriksa Halal yang kompeten telah membentuk ekosistem halal yang semakin kuat dan terintegrasi.


Sistem sertifikasi halal Indonesia juga terus mendapatkan perhatian dari berbagai negara dan pelaku industri internasional karena didukung oleh regulasi yang komprehensif, mekanisme pemeriksaan yang terstruktur, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu referensi penting dalam pengembangan industri halal global.


Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah peluang kerja sama strategis antara LPH Persis, Persis Halal Center, dan mitra halal Korea Selatan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana pembentukan LPH PERSIS representatif Office di Seoul sebagai sarana penguatan layanan dan jejaring halal Indonesia di Korea Selatan.


Selain itu, kedua belah pihak juga menjajaki kerja sama dalam penguatan jaringan sertifikasi halal internasional, pertukaran pengetahuan dan pengalaman kelembagaan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Program ini mencakup penyediaan dan peningkatan kompetensi Auditor Halal, Penyelia Halal, Pendamping Halal, dan SDM Syariah yang mampu mendukung kebutuhan industri halal Korea Selatan sesuai standar dan praktik terbaik internasional.


Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua lembaga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan akses produk halal ke pasar global, penguatan perdagangan dan investasi, serta pengembangan inovasi di sektor halal yang semakin berkembang.


Sebagai lembaga yang memiliki komitmen dalam penguatan ekosistem halal nasional dan internasional, LPH PERSIS dan PERSIS Halal Center memandang kerja sama lintas negara sebagai langkah strategis untuk memperluas manfaat ekonomi syariah dan meningkatkan daya saing industri halal di tingkat global.


Semoga silaturahmi dan diskusi yang terjalin menjadi langkah awal yang baik dalam membangun kemitraan yang produktif, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta mendorong lahirnya berbagai inisiatif kolaboratif yang memberikan manfaat bagi pengembangan industri halal Indonesia, Korea Selatan, dan masyarakat dunia secara luas. []

BACA JUGA:

Soal ART Indonesia-AS, LPH PERSIS Desak Pemerintah Tegakkan UU Jaminan Produk Halal demi Kedaulatan dan Perlindungan Konsumen